Pemaknaan Spiritual terhadap Pengobatan Tradisional Minahasa di Jemaat GMIM Yerusalem Kolongan Atas dalam Perspektif Teologi Kontekstual Stephen Bennett Bevans
DOI:
https://doi.org/10.67670/h8kcrw48Keywords:
Traditional medicine, Minahasa, Contextual theology, Stephen Bennett BevansAbstract
Traditional Minahasan healing combines natural remedies with inherited cultural and spiritual beliefs. This study examines its meaning among members of GMIM Yerusalem Kolongan Atas through Stephen Bennett Bevans’ contextual theology. Using a qualitative phenomenological approach, the research draws on observations, interviews, and literature. Twelve informants participated: five congregation members accepting or practicing traditional healing, five rejecting certain practices, one pastor, and one Walian (traditional healer). Findings reveal different understandings of illness, healing, and ancestral and spiritual claims. Informants distinguish natural remedies from rituals involving disputed spiritual beliefs. Bevans’ Translation Model clarifies local symbols and practices, while the Synthesis Model supports critical dialogue among Scripture, church tradition, congregational experience, and Minahasan culture. The study recommends culturally sensitive pastoral guidance alongside appropriate medical care.
Downloads
References
Arini, Diah Irawati Dwi. “Pengetahuan Lokal Masyarakat Sulawesi Utara dalam Pemanfaatan Pohon Hutan sebagai Bahan Obat Tradisional.” Jurnal Masyarakat dan Budaya 19, no. 2 (2018): 161–174. https://doi.org/10.14203/jmb.v19i2.444.
Bevans, Stephen B. “Contextual Methods in Theology.” In Essays in Contextual Theology, 1–29. Leiden: Brill, 2018.
Fiantika, Feny Rita, Mohammad Wasil, Sri Jumiyati, Leli Honesti, Sri Wahyuni, Erland Mouw, Jonata, et al. Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi, 2022.
Hadi, Abdi, Asrori, and Rusman. Penelitian Studi Fenomenologi, Case Study, Grounded Theory, Etnografi, Biografi. Purwokerto: Pena Persada, 2021.
Hartono, Rudy, and Hendra Thamrindinata. “Rekonstruksi Etika Relasional dalam Budaya Sungkan melalui Dialog dengan Shared Praxis dari Thomas Groome.” SERVITA DEI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2026): 215–233. https://doi.org/10.67670/tm1frr89.
Hegemur, Regina, Dingse Pandiangan, and Nelson Nainggolan. “Inventarisasi Jenis Tumbuhan untuk Pengobatan Tradisional Bakera bagi Kaum Perempuan setelah Melahirkan di Desa Sea Mitra Pineleng Minahasa Sulawesi Utara.” JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia 5, no. 1 (2023): 40–51. https://doi.org/10.35801/jpai.5.1.2023.51270.
Kuntag, Paulina. “Opo Wailan: Paham Ketuhanan Orang Minahasa.” In Kearifan Lokal-Pancasila: Butir-Butir Filsafat Keindonesiaan, 109–120. Yogyakarta: Kanisius, 2015.
Nendissa, Julio Eleazer, Sarah Farneyanan, Refail Dikson P. Sampepadang, Freby Marvin Rares, and Hendy J. E. Senduk. “Teologi Minahasa dalam Perspektif Kontekstual: Integrasi Nilai Budaya Lokal dan Keimanan Kristen.” Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education 12, no. 1 (2025): 52–63. https://doi.org/10.24036/scs.v12i1.776.
Pinontoan, Denni H. R. “Dapur dan Allah: Rekonstruksi Teologis Makna Sosio-Religi-Kultural Dapur dalam Masyarakat Minahasa.” Indonesian Journal of Theology 10, no. 1 (2022): 1–21. https://doi.org/10.46567/ijt.v10i1.2381.
Prastyo, Andri Anto Wahyu, and Kus Suhatmaji. “Sejarah Inkulturasi Kekristenan dalam Budaya Jawa: Rekonstruksi Historis terhadap Interaksi Iman Kristen dan Tradisi Kejawen.” SERVITA DEI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2026): 195–214. https://doi.org/10.67670/hrvxh910.
Rachman, Arif, Elisa Yochanan, Andi Ilham Samanlangi, and Hery Purnomo. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Karawang: CV Saba Jaya Publisher, 2024.
Rahman, Asep, Angela F. C. Kalesaran, and Jainer P. Siampa. “Kajian Penggunaan Makatan (Obat Asli Minahasa) sebagai Supportive Treatment pada ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) di Kota Manado.” KESMAS 8, no. 7 (2019): 437–442.
Supit, Jesika K., and Euis F. S. Pangemanan. “Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Obat Tradisional oleh Masyarakat Desa Wawona Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan.” Agri Sosioekonomi 19, no. 1 (2023): 629–634. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i1.46857.
Supit, Ruland, and Theofilus Welem. “Penggunaan Kitab Suci Agama Kristen (Alkitab) dalam Ritual Pengobatan di Minahasa.” Jurnal Teologi 12, no. 1 (2023): 97–114. https://doi.org/10.24071/jt.v12i01.5688.
Tanuwidjaja, Sundoro, and Samuel Udau. “Iman Kristen dan Kebudayaan.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 1, no. 1 (2020): 1–14. https://doi.org/10.46445/jtki.v1i1.299.
Togatorop, Andri Rifai, Andri Vincent Sinaga, and Juan Ananta Tan. “Mistis-Isme dan Pengobatan Tradisional: Kajian Teologi Kristen tentang Mistis-Isme dan Pengobatan Tradisional dan Refleksinya bagi Orang Kristen Masa Kini.” Journal of Religious and Socio-Cultural 4, no. 2 (2023): 171–198. https://doi.org/10.46362/jrsc.v4i2.201.
Tumbelaka, Gratciadeo, Izak Y. M. Lattu, and David Samiyono. “Negosiasi Identitas Kekristenan dalam Ritual Kampetan di Watu Pinawetengan Minahasa.” Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya 6, no. 1 (2020): 1–9. https://doi.org/10.24114/antro.v6i1.15855.
Tumuju, Desty Angraini, and Matulandi Arthur Tewu. “Fenomena Hibriditas Agama Suku dan Kekristenan dalam Ritual Reges Lewo di Minahasa.” Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya 3, no. 1 (2025): 51–67. https://doi.org/10.62282/pj.v3i1.51-67.
Wewengkang, Cristian Hendri, Elsje Pauline Manginsela, and Melsje Yellie Memah. “Deskripsi Pengetahuan dan Penerapan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Pinilih Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara.” Agri-Sosioekonomi 16, no. 1 (2020): 87–96. https://doi.org/10.35791/agrsosek.16.1.2020.27122.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gloria Tabita Nissi Sondakh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





